Penanganan banjir menjadi bagian penting ketangguhan wilayah.
Pada 24 Februari 2025, Pemerintah Kabupaten Lebak meninjau warga terdampak banjir di Desa Rangkasbitung Timur akibat curah hujan tinggi. Penanganan darurat dan keselamatan warga menjadi fokus pemerintah daerah bersama unsur setempat.
Keselamatan lingkungan membutuhkan kesiapsiagaan bersama.
Selain risiko genangan, dokumentasi Damkarmat Lebak menunjukkan penanganan kejadian keselamatan di Rangkasbitung Timur, termasuk evakuasi ular sanca pada April 2024 dan kebakaran rumah warga pada Agustus 2024. Informasi ini digunakan sebagai bahan edukasi kesiapsiagaan, bukan untuk menimbulkan kekhawatiran.
